Tidak semua hal itu penting. Bahkan hampir semuanya tidak penting, tidak berdampak besar bagi hidupmu. Yang sedikit itulah yang membuat perubahan besar.
Essentialism adalah soal mengisi ruang dengan hal yang benar-benar memberi dampak. Lalu lakukan dengan luar biasa.
Kamu selalu punya pilihan. Tidak memilih = tetap memilih = dipilihkan keadaan/orang lain. Maka penting untuk memilih yang terpenting. Setiap pilihan kecil adalah arah hidup.
Pilihlah yang selaras nilai dan tujuanmu..
___
Tidak semua hal itu penting.
Bahkan, kalau jujur, hampir semuanya tidak penting dan tidak membawa dampak berarti bagi hidupmu. Justru yang sedikit—yang inti—itulah yang menghasilkan perubahan besar.
Essentialism bukan tentang melakukan banyak hal.
Essentialism adalah tentang mengisi ruang hanya dengan hal yang benar-benar memberi dampak, lalu mengerjakannya dengan penuh perhatian dan kualitas.
Lebih sedikit, tapi lebih bermakna. Lebih fokus, tapi lebih kuat.
Kamu selalu punya pilihan.
Dan ingat: tidak memilih juga sebuah pilihan.
Ketika kamu tidak menentukan arah, keadaan dan orang lain yang akan menentukannya untukmu. Itulah sebabnya hidup sering terasa seperti terseret arus.
Setiap pilihan kecil sebenarnya sedang membentuk arah hidupmu.
Cara kamu menghabiskan satu jam, apa yang kamu pikirkan, siapa yang kamu dengarkan—semuanya menyusun jalan yang kamu jalani.
Karena itu, pilihlah yang selaras dengan nilai dan tujuanmu.
Tanyakan dengan sederhana:
“Apakah ini mendekatkan aku pada hidup yang ingin aku jalani?”
Jika iya, lakukan dengan penuh komitmen.
Jika tidak, lepaskan tanpa rasa bersalah.
Hidup jadi lebih jelas ketika kamu berani memilih yang esensial dan membiarkan sisanya pergi.